Sungai Cijangga Meluap 246 Rumah Terendam 5 Fasilitas Ibadah dan 2 Sekolah Terendam

Sungai Cijangga Meluap 246 Rumah Terendam 5 Fasilitas Ibadah dan 2 Sekolah  Terendam
Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciayumajakuning termasuk Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciayumajakuning termasuk Kabupaten Majalengka pada Minggu (7/2) dini hari hingga sore menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap. Akibat kondisi tersebut beberapa titik di wilayah Majalengka terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat berdasarkan data sementara yang masuk ada sejumlah titik di Kabupaten Majalengka terendam banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Majalengka, Yuhartono SIK didampingi Kepala Seksi Kedaruratan Bencana Reza, Permana ST menyebutkan, data sementara yang masuk ada dua kecamatan yakni Jatitujuh dan Kertajati. Ketinggian air variatif dari mulai 40 centimeter sampai 1 meter lebih.

“Untuk Kecamatan Jatitujuh di Desa Biawak. Sementara di Kecamatan Kertajati ada tiga desa yaitu Sukamulya, Mekarjaya, dan Bantarjati. Penanganan masih terus dilakukan, ” kata Reza.

Hasil asesmen sementara di dua kecamatan itu, sebut Reza total ada 246 rumah terendam. Serta 5 fasilitas ibadah dan dua sekolah juga ikut terendam.

Sehingga total terdampak akibat banjir itu ada 935 jiwa dari 437 kepala keluarga (KK) di dua kecamatan tersebut. Jumlah ini diyakini masih terus bertambah seiring asesmen di beberapa desa di kecamatan lain belum masuk laporannya.

“Selain banjir di wilayah utara Majalengka juga ada dua titik longsor di wilayah selatan Majalengka yaitu di Desa Maja Utara Kecamatan Maja dan Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh, ” bebernya.

Reza menjelaskan banjir di wilayah utara Majalengka disebabkan selain volume air sejumlah sungai naik, juga meluapnya Sungai Cijangga di wilayah Kertajati. Pihaknya terus melakukan penyisiran ke beberapa titik banjir. Sampai saat ini belum ada warga yang diungsikan secara permanen, hanya bersifat sementara.

“Kita evakuasi juga terhadap warga yang sedang sakit dan diamankan di rumah yang tidak terdampak, juga terhadap beberapa warga lainnya. Kami tidak mendirikan tenda darurat karena hanya sementara sampai menunggu kondisi air dan sungai surut kembali, ” katanya.(***)

MAJALENGKA
Nanang Suryana

Nanang Suryana

Previous Article

Banjir Ketinggian 1 Meter Lebih Akibatkan...

Next Article

Kementrian BUMN Tetapkan Anggota Direksi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 44

Postingan Tahun ini: 407

Registered: Jan 25, 2021

Yudi Hutriwinata

Yudi Hutriwinata

Postingan Bulan ini: 16

Postingan Tahun ini: 59

Registered: Mar 31, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 13

Postingan Tahun ini: 135

Registered: Feb 4, 2021

Ibnu S. Mattangaran

Ibnu S. Mattangaran

Postingan Bulan ini: 10

Postingan Tahun ini: 44

Registered: Mar 2, 2021

Profle

Junaidi

PSU Pilkada Labuhanbatu Jilid 2, KPU dan Bawaslu Tidak Profesional Hamburkan Uang Negara Milyaran Rupiah
Kabar Gembira Bagi Warga Luwu Utara, Ada Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
Kadis Pendidikan Luwu Utara Klaim Kepemilikan Lahan SDN Pombuntang, Kuasa Hukum Subiati : Itu Sertifikat Hak Pakai !
Tahan Imbang Pemain Muda Pra PORPROV Luwu Utara, Kapten All Star Ungkap Hal Ini

Follow Us

Recommended Posts

Pemkab Majalengka Anggarkan 57 Milyar Lengkapi SARPRA Pariwisata
Pemprov Jabar Luncurkan Portal Jabarjawara.id Solusi Atasi Pencari Kerja dan UMKM
Seni Budaya Lokal Jadi Bagian Penting Identitas Industri Ekraf
Sandiaga Salahuddin Uno Tinjau Kampung Agrinex  Provinsi Banten
Jelang Bulan Suci Ramadhan Danrem 061/Sk Laksanakan Komsos Bersama Komponen  Masyarakat